BATUI — Ketegangan terjadi di Desa Honbola, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Senin pagi, (22/11). Dua kelompok warga nyaris bentrok buntut upaya penyegelan kantor desa oleh sekelompok warga yang memprotes kebijakan Kepala Desa Yustina Maningku.

Aksi ini merupakan buntut ketidakpuasan warga atas berbagai persoalan yang sebelumnya telah disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Banggai pada 30 September 2025. Dalam forum tersebut, DPRD merekomendasikan agar Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan dan pelayanan pemerintahan Desa Honbola.

Namun, karena belum ada tindak lanjut atas rekomendasi tersebut, sebagian warga kembali meluapkan protes dan berupaya menyegel kantor desa.

Sejumlah tuntutan yang menjadi dasar permintaan pemeriksaan, antara lain:

  1. Dugaan penyimpangan dana BOS di TK Cinta Kasih Desa Honbola.

  2. Honor pendeta GPDI Elshada yang tidak dibayarkan.

  3. Pengadaan orgen gereja yang tidak diserahkan kepada GPDI Elshada.

  4. Honor guru minggu yang belum dibayarkan.

  5. Pemberhentian guru TK Desa Honbola secara sepihak.

  6. Bantuan BLT, PKH, serta bantuan pertanian/peternakan yang dinilai tidak tepat sasaran.

  7. Tidak adanya papan informasi APBDes.

  8. Dugaan pungutan Rp200 ribu terkait pengambilan sertifikat di Palu.

  9. Ketidakjelasan pengelolaan kebun desa berisi sekitar 100 pohon kelapa.

  10. Dugaan penyelewengan bantuan beras dari Badan Pangan Nasional melalui Bulog untuk 23 KK dari total 74 KK penerima.

Situasi kembali memanas pagi tadi saat warga mendatangi kantor desa dan meminta aktivitas pelayanan dihentikan sementara. Mereka menilai kantor desa tidak lagi menjalankan fungsi pelayanan publik secara optimal.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas berjaga di lokasi untuk mencegah bentrokan antar kelompok warga. Petugas keamanan turut melakukan pendekatan persuasif agar suasana tetap kondusif.

PLT Camat Batui, Syamsuddin Umar, turun langsung menenangkan warga.
“Kami minta masyarakat tetap tenang. Pemerintah kecamatan akan mencari solusi terbaik agar situasi kembali kondusif,” ujarnya.