LUWUK - Para pedagang Pasar Simpong, Luwuk, Banggai, yang menjadi korban kebakaran hanya bisa menangis pilu menatap barang dagangannya hangus terbakar. Kebakaran dahsyat yang melanda meludeskan banyak barang dagangan.
"Tidak ada lagi yang tersisa, semua jualan habis jadi abu," akku pedagang rempah, Masrita, Senin, (12/5).
Pedagang lainnya mengaku saat terjadinya kebakaran pada Senin dinihari tadi, (12/5), sempat terjadi kepanikan.
Diarea penjualan ayam dan daging para pedagang lari berhamburan menyelamatkan diri.
Pasalnya api tiba-tiba saja seolah menyeruak diantara lorong-lorong pasar. Belum lagi ledakan tabung gas menambah suasana menjadi mencekam.
"Pokoknya kitorang lari. Tidak ada yang bisa di bawa lagi, daging-daging yang sudah siap jual pagi hangus terbakar,' ungkap Rudi yang berjualan ayam potong.
Kini para pedagang mengaku bingung mencari rezeki karena barang dagangan mereka hangus terbakar.
Pedagang hanya bisa berharap kepada pemerintah agar memberikan bantuan untuk para pedagang agar bisa kembali berjualan.
Rudi dan Masrita, dua dari ratusan pedagang yang terdampak kebakaran memiliki harapan yang sama, agar bisa kembali berjualan.
"Semoga pemerintah bisa memikirkan musibah kami," ucap Rita lirih.
Dari lokasi beberapa pedagang mengais sisa-sisa material yang masih dapat dimanfaatkan kembali.
Sementara itu, pedagang lainnya yang tidak terdampak kembali berjualan seperti bisa, seperti pagi ini aktifitas jual beli terpantau berjalan normal.