Luwuk – Kepolisian Resor (Polres) Banggai menyiagakan ratusan personel untuk mengawal jalannya pawai malam takbiran menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah di pusat Kota Luwuk, Sulawesi Tengah. Pengamanan ekstra ini dilakukan guna menjamin ketertiban dan kenyamanan masyarakat di titik-titik keramaian.

Kabagops Polres Banggai, AKP Muriyanto, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mematangkan rencana pengamanan untuk mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai tersebut. Sedikitnya 126 personel dipastikan bersiaga di lapangan pada Kamis malam, 19 Maret 2026.

“Kami siap mengawal pawai takbiran keliling. Sebanyak 126 personel Polres Banggai diterjunkan untuk mengamankan 37 titik yang akan dilewati oleh para peserta,” ujar Muriyanto di Luwuk.

Berdasarkan skenario pengamanan, titik start pawai akan dipusatkan di Lapangan Astaka Bukit Halimun, Kecamatan Luwuk Selatan. Penempatan personel di puluhan titik persimpangan dan ruas jalan protokol bertujuan untuk mencegah terjadinya kemacetan parah serta gesekan antarpeserta pawai.

Muriyanto menjelaskan bahwa pengerahan pasukan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Tinombala 2026. Selain pengawalan bergerak, Polres Banggai juga telah mengoperasikan 10 posko pengamanan dan 4 posko pelayanan yang tersebar di wilayah strategis.

Tak hanya di pusat kota, pengamanan malam takbiran di tingkat kecamatan juga diperketat. Polres Banggai telah melimpahkan wewenang pengamanan wilayah kepada masing-masing Polsek jajaran.

“Personel Polsek telah dikerahkan di sejumlah titik di wilayah masing-masing untuk memastikan dan memberi pengawalan penuh dalam pelaksanaan takbiran di tiap kecamatan,” tandas Muriyanto.

Langkah antisipasi ini diambil untuk memastikan euforia menyambut hari kemenangan berjalan dengan khidmat tanpa gangguan keamanan maupun pelanggaran lalu lintas yang menonjol. Pihak kepolisian pun mengimbau peserta pawai untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.