LUWUK – Pelatihan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Teknis, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Guru Kabupaten Banggai Tahun 2025 resmi memasuki tahap akhir pada Jumat (28/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Banggai ini menandai selesainya pembinaan kompetensi dasar bagi 1.711 peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan sejak 28 Juli 2025.
Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM., AIFO, saat menutup kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelatihan orientasi ini merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berintegritas.
Ia menekankan bahwa para PPPK telah dibekali wawasan mengenai nilai-nilai dasar ASN Berakhlak, pola pikir birokrasi modern, serta pemahaman mengenai tugas dan fungsi masing-masing formasi.
Dalam sambutannya, Bupati Amirudin memberikan motivasi kepada para peserta dengan menjanjikan peluang promosi jabatan bagi yang menunjukkan prestasi baik.
“Untuk teman-teman yang prestasinya bagus ini akan menduduki tempat-tempat yang baik seperti ASN. Misalnya, jika dia guru kita akan angkat menjadi kepala sekolah, yang tenaga kesehatan bisa juga diangkat menjadi kepala puskesmas, begitu juga dengan tenaga teknis mungkin bisa diangkat menjadi tenaga struktural,” tutur Bupati Amirudin.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Banggai terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya aparatur, termasuk PPPK, melalui berbagai program pengembangan kompetensi.
Kepala BKPSDM Kabupaten Banggai, Syafrudin Hinelo, S.STP., M.Si, menjelaskan bahwa orientasi PPPK ini disusun dengan dua kurikulum utama—Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN serta Pengenalan Nilai dan Etika—ditambah tiga materi tambahan: ceramah antikorupsi, digitalisasi, dan pembentukan integritas ASN.
Berdasarkan hasil penilaian akhir, sebanyak 1.709 peserta dinyatakan lulus orientasi. Rincian kelulusan adalah:
Tenaga Guru: 952 peserta.
Tenaga Teknis: 725 peserta.
Tenaga Kesehatan: 33 peserta.
Sayangnya, dua peserta tercatat tidak mengikuti proses orientasi karena meninggal dunia.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, pelaksanaan orientasi PPPK diharapkan mampu memperkuat profesionalitas dan kesiapan seluruh peserta dalam menjalankan tugas. Para PPPK segera diarahkan ke unit kerja masing-masing untuk memberikan kontribusi dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah Kabupaten Banggai.