LUWUK – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak memotong alokasi dana desa. Menurutnya, pemerintah hanya melakukan perubahan tata kelola pemanfaatan dana tersebut agar lebih terukur dan produktif bagi masyarakat desa.
Hal itu disampaikan Yandri saat meninjau Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Bubung di Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Senin, 12 April 2026. Ia meluruskan isu yang menyebut adanya pemotongan anggaran desa oleh pusat.
"Presiden Prabowo atau Menteri Desa tidak pernah mengambil dana desa. Tapi diubah tata kelolanya, dibuat unit usaha yang fungsinya untuk menghilangkan rentenir, menghapus tengkulak, hingga menjadi penyalur pupuk dan gas," ujar Yandri.
Yandri menjelaskan bahwa kehadiran Kopdes di seluruh desa merupakan bagian dari upaya mewujudkan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yaitu membangun dari desa untuk mengentaskan kemiskinan. Kopdes dinilai sebagai alat yang tepat untuk mendorong pemerataan ekonomi di tingkat bawah.
Sebagai langkah konkret mendukung koperasi desa, Yandri mengusulkan adanya moratorium atau penghentian izin baru bagi ritel modern. Ia menargetkan peran ritel modern nantinya dapat digantikan oleh fungsi Kopdes Merah Putih.
Ia membandingkan model bisnis Kopdes dengan ritel modern konvensional. Menurut Yandri, keuntungan ritel modern sepenuhnya diambil oleh pemilik, sementara keuntungan Kopdes akan kembali ke rakyat. Sebanyak 80 persen sisa hasil usaha (SHU) kembali ke anggota, dan 20 persen menjadi pendapatan asli desa (PADes).
"Inilah bedanya dengan Alfamart atau Indomaret. Kalau Kopdes yang digagas Bapak Presiden Prabowo, seratus persen keuntungannya buat rakyat di desa itu," tegasnya.
Mendes PDT optimistis Kopdes di wilayah Banggai bersaudara—Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut—akan menjadi mesin penggerak ekonomi yang efektif. Saat ini, Kopdes Bubung sendiri telah memiliki delapan unit usaha, mulai dari gerai sembako, pangkalan LPG, hingga klinik dan apotek.
Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Anggota DPR RI Sarifuddin Sudding, Bupati Banggai Amirudin, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, serta jajaran Forkopimda setempat. Mendes didampingi oleh Kepala BPI Kemendes PDT, Mulyadin Malik.